Info Tagihan

Web GIS

Tim Pelestarian Alam

Call Center

Fans Page


www.m-edukasi.web.id blog guru
Apakah Website PDAM Temanggung ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
3164909 Total Hits Halaman
471061 Total Pengunjung
454 Hits Hari Ini
193 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online

Kemarau, PDAM Temanggung Krisis Air

Diposting pada: 2015-01-10, oleh : Admin, Kategori: Informasi PDAM

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - PDAM Tirta Agung Kabupaten Temanggung semakin kesulitan memenuhi air bersih pada pelanggannya, sebagai dampak turunnya debit air hingga 20 persen di sejumlah mata air yang dikelolanya.

Kepala Bagian Tata Guna PDAM Tirto Agung Temanggung, Tri Joko, Selasa (30/09/2014) mengatakan persentase debit air yang dimiliki PDAM di empat mata air yang besar berkurang total hingga 20 persen. Hal ini menyebabkan banyaknya saluran air pelanggan yang tersendat atau terpaksa dimatikan untuk membagi rata debet air yang dimiliki kepada seluruh pelanggan.

"Kami harus mengatur agar air yang sedikit itu dapat didistribusikan lebih merata. Dari empat mata air yang dimiliki oleh PDAM, satu mata air diantaranya tidak dapat dialirkan lantaran ada kerusakkan pipa setelah diterpa banjir bandang beberapa waktu lalu. Mata air itu yakni yang di Desa Kruwisan Kecamatan Kledung. Penurunan itu sampai 15 liter perdetik dan satu liter itu untuk 80 pelanggan."

Dikemukakan, pengambilan air untuk kepentingan dropping air ke daerah yang mengalami krisis air bersih juga berdampak berkurangnya ketersediaan air bersih yang dikelola PDAM. Dalam satu hari, pengambilan mencapai 12 tangki dengan kapasitas rata-rata 5.000 liter pertangki. "PDAM tidak bisa menolak ada yang air untuk droping sebab hal itu bagian sebagai bagian pelayanan kemanusiaan atau kepentingan sosial. Kami juga tidak mempersoalkannya,” tegasnya.

Karena itu, Dia berharap warga desa yang memiliki sumber mata air yang cukup besar memperbolehkan untuk dikelola demi kepentingan bersama masyarakat Kabupaten Temanggung. Saat ini, PDAM tengah memeperluas area layanan ke Kecamatan Kandangan dan Kecamatan Kaloran sehingga membutuhkan tambahan debet air dari mata air. (Osy)


Sumber


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini