Info Tagihan

Web GIS

Tim Pelestarian Alam

Call Center

Fans Page


www.m-edukasi.web.id blog guru
Apakah Website PDAM Temanggung ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
3071763 Total Hits Halaman
439144 Total Pengunjung
1471 Hits Hari Ini
169 Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online

PDAM Ajukan Penyesuaian Tarif

Diposting pada: 2015-04-11, oleh : Admin, Kategori: Informasi PDAM

TEMANGGUNG – Direktur PDAM Tirta Agung Temanggung, Suparto Edy Sucahyo, mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengajukan penyesuaian tarif bagi pelanggan air kepada Bupati.

Penyesuaian tarif untuk menyesuaikan dengan perkembangan dinamika ekonomi. ”Sebenarnya akhir  2013 kami telah mengusulkan penyesuaian tarif PDAM untuk tahun 2014-2016, DPRD pun telah menyetujuinya. Akan tetapi, karena situasi dan kondisi masyarakat belum memungkinkan maka  2014 belum dilakukan penyesuaian tarif,” ujarnya, Rabu (7/1).

Menurutnya, usulan penyesuaian tarif sendiri sudah disetujui DPRD Kabupaten Temanggung. Lalu agar dapat dilaksanakan penyesuaian tarif 2015 perlu mengusulkan kepada bupati. Besaran penyesuaian tarif, yakni dari harga dasar per tahun naik Rp 50 per meter kubik.

Paling Murah

”Harga dasar saat ini Rp 650 disesuaikan menjadi Rp 700 per meter kubik, sehingga meski ada kenaikan tapi kecil sekali. Kami hanya menyesuaikan inflasi saja dan selalu menekankan efisiensi supaya masyarakat tidak keberatan. Nanti kalau usulan sudah disetujui, penyesuaian tarif dilaksanakan pada Maret atau April,” tuturnya.

Dikatakan, Edy, harga air PDAM Tirta Agung Temanggung termasuk paling murah di Jawa Tengah. Dibandingkan dengan Wonosobo yang merupakan tetangga terdekat saat ini tarifnya mencapai Rp 1.200 per kubik.

Saat ditanya adanya keluhan masyarakat dimana air PDAM sering tidak mengalir dan jika mengalir berwarna keruh dia menjawab karena ada kendala alam. Beberapa waktu lalu pipa PDAM putus akibat tertimpa longsor di daerah Kledung.

”Belum lama ini air PDAM sering macet dan air keruh itu karena pipa di Kledung terkena longsoran dua kali, lalu yang di Kruwisan satu kali. Termasuk air keruh itu juga karena dampak dari longsor, lalu tanah masuk ke dalam pipa, sehingga air kemudian menjadi keruh,” jelasnya.

Bowo (43), warga Kota Temanggung, meminta jika PDAM benar-benar menaikkan tarif harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan dan profesionalisme perusahaan. Dia berharap, tidak ada lagi air macet terutama saat jam-jam dibutuhkan, misalnya pagi hari.(K41-42)


Sumber


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini