PDAM Temanggung Perbaiki Pipa Bocor
Diposting pada: 2014-12-16, oleh : Admin, Kategori: Perbaikan PDAM
TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Perbaikan pipa pasokan air milik perusahaan air minum daerah (PDAM) Kabupaten Temanggung yang rusak diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Sibiting Desa Kuwadungan Gunung Kecamatan Kledung, sudah selesai diperbaiki sejak hari Senin (21/4) kemarin. Seluruh pipa yang hanyut dan rusak sudah berhasil disambung sehingga pasokan air ke pelnggan sudah normal.
"Jika masih ada pelanggan yang maset bukan akibat kerusakan di sumber air Kuwadungan, melainkan di jaringan lain."Biasanya, kalau musim angin kencang akan berpengaruh terhadap pasokan air ke pelanggan yang tersendat, terutama pelanggan yang berada di atas (kondisi tanah lebih tinggi)," jelas Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirto Agung Temanggung, Sucahyo Edi Suparto yang ditemui, Rabu (23/4).
Edi menjelaskan kebocoran pipa di sejumlah tempat, termasuk di jalan raya Kebonsari, Temanggung sudah diperbaiki. Sementara perbaikan pipa di kawasan Desa Kuwadungan Gunung sebanyak 66 unit pipa ukuran 6 inchi dan 210 unit pipa ukuran 8 inchi sudah tersambung semuanya sehingga pasokan sudah boleh dikatakan normal. "Perbaikan selama sekitar sepekan itu sudah rampung, Senin (21/4) kemarin," jelasnya.
Ia menyatakan, sedikitnya 4500 pelanggan dari pelanggan secara keseluruhan 11000 pelanggan di wilayah unit Parakan dan unit Temanggung tak terlayani akibat kerusakan pipa yang diterjang banjir tersebut. Di unit Parakan sebanyak 1330 pelanggan yang mepiputi Dusun Jetis, Besaran, Karangsari, Jogomerta, Kauman dan Coyudan, tak terlayani atau macet selama 3-4 hari. (Mud)
Berita Lainnya
- Mayoritas Pelanggan Puas Terhadap Pelayanan PDAM Tirta Agung
- Perusahaan Vendor yang Melakukan Pembayaran Air PDAM Sistem Online diminta Memperbaiki Layanannya
- Pipa Dn 4 Pecah, Distribusi Air Terganggu
- Tingkatkan Etos Kerja Karyawan, PDAM Selenggarakan Pelatihan Spiritual Building Training (SBT)
- Puluhan Pegawai PDAM Bersemangat Ikuti Jalan Sehat Masal
Tinggalkan Komentar
Ada 1 komentar untuk berita ini
-
Anonim
2014-08-06Semoga airnya tak pernah surut, tidak sering mati













